Uniknya Burung-gereja Erasia

Banyak orang terkecoh dan menganggap jenis yang tersebar luas di dunia ini berasal dari suku Ploceidae (manyar dan pipit). Padahal, burung-gereja erasia adalah milik Passeridae (burung gereja). Suku Plocidae dan Passeridae memang mirip, sama-sama mungil, berekor pendek, berparuh tebal-pendek, dan sama-sama Passeriformes. Bedanya karena urusan genetik. Suku Passeridae yang awalnya ditempatkan sebagai anak suku, kini “sejajar’ dengan Plocidae.

Image

Burung berukuran sedang (14 cm) ini, berbiak pertama kali pada umur satu tahun dan menghasilkan lima hingga enam telur. Namun, umumnya hanya menghasilkan dua hingga tiga keturunan saja yang akan lepas sarang pada umur 15-16 hari.

Kebiasaannya adalah berasosiasi dekat dengan manusia. Hidupnya berkelompok di sekitar rumah ataupun gudang. Kala mencari makan ia berada di tanah dan lahan pertanian dengan mematuki biji-biji kecil atau beras.

Burung gereja-erasia (Passer montanus) yang bagi sebagian orang dianggap biasa, memiliki kelebihan tersendiri. Kemampuannya berkoloni dan bandel karena tidak alergi dekat manusia atau diistilahkan human dominated ecosystem adalah keistimewaannya. Tak heran, jika jenis ini paling banyak dijumpai di kota-kota besar Indonesia.

DSC_0035_1

Di Vietnam, burung yang tersebar di Asia, Australia, Afrika, dan Eropa ini banyak dijual dalam sangkar bambu kecil. Tapi jangan salah, karena orang-orang di sana akan membawanya ke rumah ibadah untuk dilepas kembali pascaritual. Menurut kepercayaan, semakin banyak burung yang dilepas akan semakin cepat doa yang dikabulkan.*

Foto: Rahmadi

Tautan: http://www.burung.org/Wallpaper/wallpaper-burung-indonesia-bulan-september-2013.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s